Rabu, 8 September 2010
 
Cover Majalah Bulan April 2010
 

Menu Utama

.
‘Ambrolwati’? E-mail

Naskah: Nurul Azka Foto: Achsan Abidin

Hati-hati Memberi Nama Anak

ImageSelama puluhan tahun banyak orang tua memberi nama untuk anak tanpa berpikir panjang. Asal terdengar ‘keren’, meski artinya tak jelas atau bahkan tak bagus. Jangan aaah....Mari jadikan nama si Kecil sebagai bagian dari doa kita.

Saat Indonesia baru merdeka, ada sebuah kisah lucu yang dimuat di sebuah majalah. Kisah tersebut berasal dari sebuah desa di Jawa Tengah. Seorang ibu melahirkan tepat di saat hujan deras yang menumbangkan sebatang pohon, yang kemudian menimpa dapur (pawon: Jawa) dan menghancurkannya. Lantas, si ibu memberi nama bayi perempuannya, Siti Pawonah Ambrolwati! Zaman sekarang, tak banyak orangtua memberi nama anak mereka Siti apalagi Pawon, tentu saja. Sebaliknya, yang sering terdengar adalah nama-nama Barat yang ‘keren’ tanpa dipikirkan artinya. Misalnya, Jessica, Christiana, Donna, Catalina, bahkan nama bintang film terkenal. Maka dari itu, tidak heran jika kita mendengar di sebuah rumah sakit, seorang juru rawat memanggil pasien kecil yang penuh ingus, “Keanu Nurbowo!”
 
Tahukah Anda? Kalau nama anak sesungguhnya akan menginspirasi pemiliknya. Sebagai contoh, “Abdullah” (hamba Allah), nama tersebut akan mengingatkannya akan penghambaan kepada Allah, dan kelak akan memahami peran sertan tujuan hidupnya. Kapankah seharusnya anak diberi nama? Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Setiap anak disembelihkan aqiqah pada hari ke tujuh, diberi nama, kemudian dicukur kepalanya.” (HR. Abu Daud). Siapakah yang seharusnya memberi nama kepada anak? Adalah hak ayah untuk memilih dan menamakan anaknya,karena anak itu akan menyandang nasab-nya. Namun, mustahab (dianjurkan) bagi para ayah berkonsultasi dengan istri dalam mengambil keputusan. Dibolehkan pula kakek atau neneknya. Hal tersebut ditegaskan dalam Sunnah.
 
Nama-nama yang Dianjurkan
 
1. Nama-nama yang menunjukkan penghambaan kepada Allah Ta’ala.
Sebuah nama dengan kata pertam Abd (hamba) yang diikuti oleh nama Allah (yang ditetapkan dalam al Quran dan sunnah) Abd al-Ilaah berarti hamba Allah Yang Masa Esa’. Abd al-Ghafur, Abd al-Latif, Abd al-Azuz, Abd al-Rahim, Abd al-Malik, dan lain-lain. Namun, nama-nama terbaik dari kategori ini adalah ‘Abd Allah’ (hamba Allah) dan Abd al-Rahman (hamba Allah Yang Maha Pengasih).
 
2. Nama para Nabi dan Rasul
Juga dianjurkan sebagai nama anak yang dilahirkan. Di antaranya, muncul nama Rasul kita Muhammad atau Ahmad. Nama hamba Allah yang budiman, para sahabat, syuhada, dan ulama (orang-orang berilmu) juga dianjurkan. Dianjurkan pula memberi nama yang bermakna baik dan menyenangkan, serta mudah diucapkan. Contoh nama-nama tersebut adalah Khalid, Usamah, untuk anak laki-laki, kemudian Sarah, Su’ad, untuk anak perempuan.
 
Baca Selengkapnya Di Majalah Alia Pesona Muslimah Edisi Maret 2010
 
 
 
 
 
.

Permata

      Anda Pengunjung ke :
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Alia Pesona Muslimah © 2008 - 2010 Karinda Plaza Blok B-1 No. 6
Jl. Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan Telp. 021-750-5886 Fax. 021-750-6004
Email: info@aliapesonamuslimah.com